Tuesday, December 23, 2008

SATU TUHAN, SATU IMAN & SATU BAPTISAN.

Seringkali di dalam kehidupan di dunia ini, kita mengetahui, menjumpai, mendengar bahkan masih sering mendengar bahwa ada sebagian dari umat Kristiani yang beranggapan atau mempunyai cara berpikir atau mempunyai pola pikir, atau bahkan meng-imani bahwa perpecahan yang terjadi diantara umat Kristiani saat ini adalah merupakan sebuah rencana Tuhan ( ? ).

Mereka percaya bahwa apa yang terjadi sekarang ini adalah merupakan bagian dari rencana Tuhan. Mereka percaya bahwa perpecahan adalah merupakan sebuah SOLUSI untuk menjadikan segala sesuatu menjadi lebih baik, untuk merubah keadaan menjadi semakin baik. Malahan mereka percaya bahwa apa yang terjadi sekarang ini (perpecahan) adalah demi untuk mewujudkan apa yang dikehendaki oleh Allah ( ? )

Apakah benar perpecahan adalah sebuah SOLUSI untuk menjadikan segala sesuatu menjadi semakin baik ??
Apakah benar perpecahan merupakan sebuah rencana Tuhan ??
Apakah benar Tuhan menghendaki adanya perpecahan diantara anak-anak-Nya ?
Apakah benar Tuhan menghendaki “ Tubuh-Nya terpecah-pecah “ ??

Saya tidak mengerti apa dasar kepercayaan mereka bahwa perpecahan adalah sebuah solusi untuk menjadikan segala sesuatu menjadi semakin baik. Jika kita semua merasa diri kita sama yaitu sebagai pengikut Kristus, maka tentu seharusnya kita dapat bersatu menjadi satu. ( Perpecahan dapat terjadi karena adanya perbedaan ).

Bapak / Ibu dan Saudara-saudari terkasih, kita sebagai Umat Katolik tetaplah terus berpegang teguh pada apa yang kita yakini sampai saat ini yaitu : Injil, Tradisi dan Magisterium. Jangan bimbang dan jangan ragu, dan hendaknya kita semua senantiasa berpegang teguh pada Firman Tuhan seperti apa yang tertulis di dalam Injil Tuhan.

Bapak / Ibu dan saudara-saudari terkasih, janganlah kita memberi diri kita disesatkan orang dengan cara bagaimanapun juga, seperti apa yang tertulis di dalam Injil.

Mari kita baca di dalam :

II Tesalonika 2: 3.
2:3 Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa,
2:4 yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah.

Lukas 21: 7-8.
21:7 Dan murid-murid bertanya kepada Yesus, katanya: "Guru, bilamanakah itu akan terjadi? Dan apakah tandanya, kalau itu akan terjadi?"
21:8 Jawab-Nya: "Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Dia, dan: Saatnya sudah dekat. Janganlah kamu mengikuti mereka.
Bapak / Ibu dan Saudara-saudari terkasih, adalah tidak benar bahwa perpecahan adalah sebuah solusi untuk membuat segala sesuatu menjadi semakin baik, adalah tidak benar bahwa perpecahan adalah bagian dari rencana Tuhan, dan adalah tidak benar bahwa Tuhan menghendaki “ Tubuh-Nya terpecah-pecah “.

Jika kita berpegang teguh pada Injil Tuhan, tentu kita mengetahui bahwa Yesus berdoa untuk murid-muridnya sebagai berikut :

Mari kita baca di dalam :

Yohanes 17 : 20 – 23.
17:20 Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka;
17:21 supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.
17:22 Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu:
17:23 Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.
Dari ayat-ayat tersebut diatas, sudah sangat jelas dan sudah sangat gamblang bahwa Yesus berdoa kepada Bapa-Nya agar murid-murid- Nya semua menjadi satu. Bahkan lebih jauh lagi, Yesus menghendaki agar murid-murid- Nya semuanya Sempurna Menjadi Satu ( Yoh 17: 23 ).

Jika kita baca dengan teliti maka kita akan mendapati bahwa Yesus mengatakan: menjadi satu, sebanyak 3x (tiga kali ), yaitu: pada ayat: 21, 22 dan 23. Ini adalah sebuah penegasan yang sudah sangat jelas dan sudah sangat gamblang bahwa Tuhan tidak menghendaki adanya perpecahan di antara murid-murid- Nya, Tuhan tidak menghendaki adanya perpecahan diantara “ anak-anak-Nya “.

Apakah yang dikatakan oleh Yesus tentang terpecah-pecah ??

Mari kita baca di dalam :
Matius 12:
12:22 Kemudian dibawalah kepada Yesus seorang yang kerasukan setan. Orang itu buta dan bisu, lalu Yesus menyembuhkannya, sehingga si bisu itu berkata-kata dan melihat.
12:23 Maka takjublah sekalian orang banyak itu, katanya: "Ia ini agaknya Anak Daud."
12:24 Tetapi ketika orang Farisi mendengarnya, mereka berkata: "Dengan Beelzebul, penghulu setan, Ia mengusir setan."
12:25 Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata kepada mereka: "Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa dan setiap kota atau rumah tangga yang terpecah-pecah tidak dapat bertahan.
12:26 Demikianlah juga kalau Iblis mengusir Iblis, ia pun terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri; bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan?

Mari kita baca di dalam :
Markus 3:
3:22 Dan ahli-ahli Taurat yang datang dari Yerusalem berkata: "Ia kerasukan Beelzebul," dan: "Dengan penghulu setan Ia mengusir setan."
3:23 Yesus memanggil mereka, lalu berkata kepada mereka dalam perumpamaan: "Bagaimana Iblis dapat mengusir Iblis?
3:24 Kalau suatu kerajaan terpecah-pecah, kerajaan itu tidak dapat bertahan,
3:25 dan jika suatu rumah tangga terpecah-pecah, rumah tangga itu tidak dapat bertahan.
3:26 Demikianlah juga kalau Iblis berontak melawan dirinya sendiri dan kalau ia terbagi-bagi, ia tidak dapat bertahan, melainkan sudahlah tiba kesudahannya.

Mari kita baca di dalam :
Lukas 11:
11:14 Pada suatu kali Yesus mengusir dari seorang suatu setan yang membisukan. Ketika setan itu keluar, orang bisu itu dapat berkata-kata. Maka heranlah orang banyak.
11:15 Tetapi ada di antara mereka yang berkata: "Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan."
11:16 Ada pula yang meminta suatu tanda dari sorga kepada-Nya, untuk mencobai Dia.
11:17 Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: "Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh.
11:18 Jikalau Iblis itu juga terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri, bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan? Sebab kamu berkata, bahwa Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul.
Dari ayat-ayat Injil tersebut diatas, maka sudah sangat jelas, dan sudah sangat gamblang bahwa: setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa, setiap kerajaan yang terpecah-pecah tidak dapat bertahan, demikian pula dengan rumah-tangga yang terpecah-pecah, rumah-tangga itu tidak dapat bertahan.

Apa yang tertulis di dalam Injil tentang persatuan “ tubuh Kristus “ ?

Mari kita baca di dalam :
Efesus 4:
4:1 Sebab itu aku menasihatkan kamu, aku, orang yang dipenjarakan karena Tuhan, supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu.
4:2 Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu.
4:3 Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera:
4:4 satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu,
4:5 satu Tuhan, satu iman, satu baptisan,
4:6 satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua.
4:7 Tetapi kepada kita masing-masing telah dianugerahkan kasih karunia menurut ukuran pemberian Kristus.

Dari ayat-ayat Injil tersebut diatas, maka sudah sangat jelas dan sudah sangat gamblang bahwa kita sebagai pengikut Kristus hendaklah menjadi: satu tubuh, satu Roh, satu Tuhan, satu Iman, satu baptisan, satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang diatas semua dan oleh semua dan di dalam semua.

Isi dari bacaan Injil tersebut diatas adalah sama dengan apa yang dikehendaki oleh Yesus ketika berdoa untuk murid-murid- Nya, agar murid-murid- Nya SEMPURNA MENJADI SATU ( Yoh.17: 23 ).

Maka marilah Bapak / Ibu dan Saudara-saudari terkasih, kita tetap terus berdoa dan tetap terus berpegang teguh pada Injil Tuhan agar apa yang dikehendaki oleh Tuhan Yesus supaya kita semua SEMPURNA MENJADI SATU dapat terlaksana dan dapat diwujudkan.

Karena jika nanti Tuhan Yesus datang untuk kedua kalinya dengan kemuliaan-Nya, maka didapati-Nya “ tubuh-Nya sudah bersatu “, karena jika “tubuh-Nya tidak bersatu” maka Tuhan Yesus tidak mungkin akan datang.

Karena Tuhan Yesus adalah “Kepala”, dan kita semua adalah “Tubuh-Nya”. Kepala akan dapat bersatu dengan tubuh jika dan hanya jika “ tubuh-Nya “ tersebut tidak terpecah-pecah atau tidak tercabik-cabik oleh perpecahan.

Demikianlah renungan yang ingin saya sampaikan, semoga renungan ini dapat bermanfaat untuk umat Kristiani, khususnya Umat Katolik !!

Semoga kita semua di bimbing, dilindungi dan diberkati oleh Allah Bapa yang Maha Kuasa: Bapa, Putera dan Roh Kudus. Amin !!



Salam Damai Sejahtera,

FX.Pebrijana Sunardi.
Kelapa Gading Permai,
Jakarta Utara 14240.
INDONESIA.

1 comment: